"AMISNYA TANAH INI"
aroma amis yang masih pekat tercium di tanah air ini
kebebasan yang ia perjuangkan kini telah tergenggam dalam genggaman
ukiran sejarah yang ia ukir dalam lembaran peradaban kini telah usang
ia tak pernah mengharapkan penghargaan dari apa yang telah ia perjuangkan
tapi kini tak ada yang mengetahui sudah berapa banyak kucuran darah yang telah membasahi tanah air ini
mereka sibuk membesarkan perutnya saja bahkan mereka bangga menjadi tikus got yang berdasi
marwah bela tanah air kini sudah terbang bersama luka luka para pejuang
kita tetap bangga saat pemenang dunia ke II menjadikan negara negara kita alas kaki kaum kaum kapitalis
pulang lah cepat pulang!
kau berada di rumahmu sendiri tapi tak dapat merasakan kenyamanan di dalamnya
apa kau tak dapat melihat cahaya gelap yang menyelimuti di lubuk hatimu
sudah terlalu menjijikan sehingga tak tau harus berpihak pada siapa
ia berbohong pada dirinya sendiri untuk mengacuhkan sejarah
aku memang trlalu munafik untuk bisa mengakui bahwa aku juga melupakan ada yang harus di teruskan
sa_ip el ud
Tidak ada komentar:
Posting Komentar